Senin, 21 Maret 2011

media pembelajaran

a. Audio
1. Radio
Fungsi siaran radio :
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif. Pada dasarnya siaran radio dalam program belajar-mengajar berfungsi untuk (a) meningkatkan kemampuan komunikasi audio, (b) membuat suasana belajar menjadi lebih hidup, dan (c) meningkatkan kemampuan apresiasi dan imajinasi terhadap kejadian atau peristiwa yang sedang disiarkan.

Kelebihan dan Keterbatasan Radio:
Sebagaimana media pengajaran lainnya, media radio mempunyai kelebihan dan keterbatasan. Kelebihan dari media radio adalah (a) program siaran dapat direkam dan isi pesan dapat dipergunakan berulang kali dengan konsisten, (b) daya jangkauannya luas sehinggadpat menjangkau daerah terpencil , (c) harganya terjangkau, (d) dapat dipindah-pindah, (e) program dapat diedit sesuai yang dikehendaki, (f) dapat menyajikan laporan-laporan seketika, (g) dapat mengatasi batasan ruang dan waktu, (h) dapat memberikan suasana alam nyata dengan berbagai teknik dan efek suara , cocok untuk mengajarkan music, sejarah , drama dan bahasa, (i) dpat menyiarkan kejadian khusus, actual dan peristiwa historis. Namun, media radio juga memiliki keterbatasan antara lain : (a) penyesuaian jadwal siaran dan jadwal sekolah umumnya sulit, (b) sifat komunikasinya satu arah, (c) hanya menggunakan medium audio saja, (d) sulit dikontrol, artinya pendengar tak dapat menghentikan siaran sebentar untuk berdiskusi atau minta untuk mengulas bagian yang kurang jelas
2. Phonograph


Alat rekam ini menggunakan cakram datar yang disebut gramafon (gramaphone), yang kemudian dikenal dengan nama piringan hitam (record), yang telah berkali-kali mengalami perkembangan pembuatannya. Piringan hitam ini, mampu merekam berbagai macam suara mulai dari ucapan kata-kata, suara badai, kicau burung, music simponi dan lain-lain.hanya saja piringannya mudah tergores dan aus serta diameternya yang besar. Alat ini cocok digunakan untuk music, drama, puisi, dongeng, tutur cerita dan lain-lain.
3. Tape Recorder

Seperti halnya radio, tape recorder tidak dapat diabaikan fungsinya sebagai media pembelajaran di sekolah. Media ini memiliki fungsi untuk (a) meningkatkan komunikasi audio, (b) mmbuat suasana belajar lebih mantap dan komunikatif, serta (c)mengembangkan kemampuan apresiasi dan imajinasi siswa terhadap hal-hal yang sedang disajikan.

Kelebihan dan Keterbatasan :
Kelebihan media ini adalah (a) lebih mudah dikontrol oleh guru, yaitu dapat diulang-ulang bila ada bagian tertentu yang terasa belum dipahami, (b) cocok untuk pengajaran bahasa, music dan sebagainya, (c) tidak terikat jadwal dan waktu penyiaran sebagaimana halnya pada media radio, (d) dapat digunakan untuk remediasi, (e) praktis, karena mudah dibawa-bawa dan dapat digunakan untuk merekam, menampilkan dan bahkan untuk menghapus rekaman. Namun media tape recorder juga memiliki keterbatasan, antara lain (a) daya jangkauannya agak terbatas, (b) rekaman kadang-kadang mudah terhapus, (c) biaya pengadaannya lebih mahal, terutama untuk sasaran yang luas.
4. Telephon
5. Piringan Audio
6. Pita Audio
7. Public Adress System
8. Lab.Bahasa


b. Audio Semi Gerak
1. Rekaman Tulisan Jauh
2. Audio Prints
3. Tulisan Jauh
I. MEDIA VISUAL
a. Media Visual Diam
1. Piktorial
i. Gambar Datar
• Foto



Saat ini hampir di semua sekolah umum telah banyak tersedia fotografer baik amatir maupun professional. Dengan demikian pemanfaatan foto untuk media pembelajaran bukanlah menjadi kendala bagi guru-guru umunya . Hanya saja bagi yang belum dapat memproses (mencuci, mencetak) sendiri seringkali dihadapkan dengan masalah dana.
• Ilustrasi


Buku tes dan buku-buku pelajaran pada umunya dilengkapi dengan gambar ilustrasi. Akhir-akhir ini sudah sulit rasanya menemukan buku-buku tanpa dilengkapi dengan gambar ilustrasi. Di dalam buku pelajaran IPS,IPA, seni music dan bahasa, dengan mudah akan kita temui gambar tersebut. Penggunaan warna dalam gambar ilustrasi dapat ikatakan tidak begitu perlu , namun memiliki nilai tersendiri. Para penulis buku, editor,penerbit bahkan para guru dapat memanfaatkan gambar ilustrasi ini untuk mengkaitkannya dengan pesan-pesan verbal yang ada dalam buku tersebut. Guru yang mengabaikan gambar ilustrasi ini dapat dikatakan tidak memanfaatkan kelebihan salah satu media pembelajaran.
• Flash Cards



Flash Cards biasanya berisi kata-kata, gambar atau kombinasinya dan dapat digunakan untuk mengembangkan perbendaharaan kata-kata dalam mata pelajaran bahasa pada umumnya dan bahasa asing pada khususnya. Kartu ini mungkin dapat dibeli di took-toko buku atau pusat media bahkan dapat dikembangkan sendiri oleh guru.
• Gambar Pilihan dan Potongan gambar



Seringkali kita temui para guu suka mengumpulkan dan membuat kliping gambar-gambar pilihannya dari berbagai sumber seperti majalah, surat kabar, buku, kalender, catalog, iklan dan poster.

• Halaman Cetak




ii. Gambar Proyeksi Diam
• Film Bingkai / Slide



Film bingkai adalah suatu film transparan berukuran 35 mm, biasanya dibingkai dengan ukuran 2x2 inci dengan bahan plastic atau karton. Film bingkai sebagai media pembelajaran memiliki beberapa kelebihan, antara lain : (a) perhatian siswa terpusat pada butir tertentu sehingga diperoleh keseragaman pengamatan, (b) merangsang siswa untuk berpikir , (c) lebih mudah dikontrol, (d) dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu , dan (e) dapat dikembangkan sendiri oleh guru. Namun demikian film bingkai juga memiliki kelemahan antara lain : (a) mudah hilang/lepas, bila pengorganisasian dan penyimpanannya tidak baik, (b) semata-mata menyajikan objek-objek secara diam, (c) memerlukan ruang gelapatau ruang yang dapat diatur cahayanya.

• Film Rangkai (Film Strip)

Berbeda dengan film bingkai , dalam media ini gambarnya berurutan dan menjadi satu kesatuan. Ukuran filmnya biasanya sama dengan film bingkai, hanya saja panjangnya tergantung pada isi film. Sebagai media pembelajaran film ini memiliki kelebihan, antara lain : (a) mudah dikontrol, (b) urutan gambar pasti, karena sudah menjadi satu kesatuan yang terangkai, (c) mudah penyimpanannya, cukup digulung dan dimasukkan ke dalam tempat khusus, (d) tidak perlu dibingkai. Namun demikian kekurangannya adalah sulit diedit dan sulit dikembangkan sendiri oleh guru karena biasanya memerlukan keterampilan dan peralatan khusus.

• Transparansi



Transparansi atau biasanya disebut overhead transparancy (OHT) adalah media visual yang dibuat di atas bahan transparan. Misalnya plastic atau film acetate. Seperti halnya film bingkai dan ilm rangkai, transparansi memerlukan proyektor untuk memproyeksikan pesan yang akan disampaikan. Proyektor yang digunakan adalah overhead proyektor (OHP). Saai ini OHP sudah digunakan secara luas. Dengan bantuan mesin khusus guru dapat mempersiapkan proses reproduksi transparansi. Penggunaan OHT dan OHP sebagai media pembelajaran memiliki beberapa kelebihan antara lain : (a) dapat digunakan di ruang biasa, tidak perlu ruang gelap, (b) sambil mengajar guru dapat berhadapan dengan siswa, (c) teknik penyajiannya bervariasi, (d) dapat digunakan berulang-ulang, dan (e) mudah dikontrol. Keterbatasan OHT dan OHP ini adalah (a) OHP dimanfaatkan sebagai pengganti papan tulis (padahal seharusnya saling melengkapi), (b) perlu persiapan yang baik, (c) OHP masih merupakan barang-barang mahal bagi kebanyakn sekolah.

• Proyektor Tak Tembus Pandang




• Mikrofis

Mikrofis adalah lembaran film transparan yang berisi pesan dengan lambang-lambang visual yang diperkecil sedemikian rupa sehingga tidak dapat dibaca dengan mata telanjang. Dengan menggunakan mikrofis halaman cetak yang luas dan dapat diringkas dalam bentuk film dengan perbandingan 1:12. Bahkan dengan kartu mikro (micro card), lima puluh halaman buku biasa dapat diringkas dalam satu lembar mikrofis. Isi mikrofis dapat dibaca dengan menggunakan alat pembaca kartu mikro (micro card reader). Kelebihan dari mikrofis adalah (a) dapat menghemat ruangan dan praktis, (b) mudah di reproduksi, (c) bias diproyeksikan ke layar . Sedang keterbatasannya adalah (a) mudah hilang bila tidak diorganisasi dengan baik, (b) mahal pembuatan masternya.

• Overhead Proyector


• Stereo Proyector, Micro Proyector dan Tachitoscopes


Pemakaian stereo proyektor, mikro proyektor dan tachitoscopes sangat khusus dan terbatas. Stereo proyektor umumnya dipkai dalam bidang klinik laboratorium dan studi analistis. Mikro proyektor banyak digunakan untuk studi dalam ilmu biologi. Sedang tachitoscopes pada dasarnya adalah peralatan proyektor diam yang dilengkapi dengan mekanisme tertentu sehingga dapat menampilkan flash exposures. Alat ini sangat tepat bila digunakan untuk meningkatkan kecepatan membaca, ingatan dan perhatian
2. Grafik
i. Grafik


Grafik adalah gambar untuk memvisualisasikan pesan. Grafik menunjukkan hubungan proposional dan numerik yang memungkinkan pembaca dapat memahami dengan tepat dan cepat pesan yang disajikan . Grafik berfungsi untuk (a) menggambarkan data secara teliti, (b) menggambarkan perkembangan, (c) membandingkan atau menghubungkan dua peristiwa dengan singkat dan jelas.

ii. Bagan (Chart)



Bagan berfungsi untuk memvisualisasikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan dalam bentuk lisan atau tulisan saja.

iii. Diagram dan Skets

Sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas pesan.

iv. Poster



Poster pada umumnya bersifat simbolik, dirancang untuk member pesan dengan cepat dan ringkas. Poster yang baik biasanya memiliki cirri-ciri berwarna, menyajikan ide tunggal, tulisannya jelas, kaya dengan variasi, lugas dan seringkali mengandung pernyataan yang berlebihan. Guru menggunakan media ini terutama untuk memulai, mengembangkan dan menyimpulkan suatu unit bahasan tertentu. Poster dapat dibuat di atas kertas, kain , batang kayu, seng dan bahan lainnya, ukurannya tergantung kebutuhan dan dapat dipasang pada tempat-tempat yang strategi.
v. Gambar Kartun



Gambar Kartun adalah suatu gambar interpreatif yang menggunakan symbol-simbol dan kadang-kadang agak berlebihan untuk menyampaikan pesan atau sikap terhadap sesuatu,sesorang, situasi atau kejadian tertentu. Nilai pendidikannya cukup besar terutama untuk menarik perhatian dan dapat mempengharuhi sikap serta perilaku.
vi. Peta dan Globe


Peta dan Globe dirancang untuk menunjukkan hubungan dan menyatakan data lokasi . Peta dan globe umumnya memberikan informasi tentang (a) keadaan permukaan bumi (daratan,gunung,sungai dan perairan lainnya), (b) tempat (arah dan jarak satu sama lain), (c) data budaya dan kemasyarakatan ,ekonomi dan ilmiah.
Penggunaan peta dalam proses belajar mengajar bertujuan antara lain untuk (1) member pengetahuan relative dan tetap tentang posisi unit politik ,daratan, wilayah perairan, (2) melengkapi pengetahuan dan informasi tentang jarak,arah,bentuk dan ukuran suatu wilayah, (3) menambah arti dari suatu bahan deskriptif, (4) merangsang minat dalam studi tentang kependudukan ,geografi dan sebagainya

b. Media Visual Grafik
1. Gambar Proyeksi Bergerak
2. Film Bisu

II. MEDIA AUDIO VISUAL



Dengan karakteristik yang lebih lengkap, media audio visual memiliki kemampuan untuk dapat mengatasi kekurangan dari media audio atau media visual semata.
ttp://arsipmakalah.blogspot.com/2008/11/macam-macam-media-pembelajaran.htm
a. Media Audio Visual Diam
1. Slow Soan TV
2. Time Shared TV
3. TV Diam
4. Film Rangkai + Suara
5. Film Bingkai + Suara
6. Halaman + Suara
7. Buku + Suara

b. Media Audio Visual Gerak
1. Film + Suara
2. Pita Video
3. Film TV
4. Holografi
5. Televisi
6. Video
7. Gambar + Suara

III. MEDIA SERBANEKA
a. Boards dan Displays
1. Chalk Boards



Chalkboard banyak digunakan untuk :
• Memperjelas ide yang rumit
• Menggambarkan pokok-pokok isi suatu pelajaran
• Suplemen dari sutu kegiatan pelajaran
• Menggambarkan garis besar prosedur dari satu proses tertentu dengan arah yang jelas
• Memvisualisasikan idea tau konsep yang abstrak
• Memotivasi siswa dengan cara menggambarkan suatu aktivitas yang tepat.
2. Bulletin Boards

Bulletin Boards digunakan untuk :
• Memberi rangsangan pada kondisi kelas hingga menjadi menarik
• Menciptakan kesiapan terutama untuk unit kerja yang baru
• Member jalan keluar bagi siswa berbakat
• Membangkitkan semangat dan moral kelas
• Mengembangkan rasa memiliki dan tanggung jawab di antara sesame siswa

3. Felt Boards



Media ini dapat digunakan untuk mengajarkan membedakan warna, pengembangan perbendaharaan kata-kata, dramatisasi, mengembangkan konsep member pesan tentang pokok-pokok cerita, membuat diagram, grafik dan sejenisnya.

4. Magnetic Board

Guru-guru olahraga seringkali menggunakan magnetic board ini , misalnya untuk menjelaskan strategi dan pergerakan posisi pemain bola. Guru keterampilan PKK menggunakannya dalam diskusi kelas untuk menunjukkan penempatan perabot rumah tangga dan sebagainya.
5. Electric Boards


Media ini umumnya dikembangkan sendiri oleh guru. Prinsip dari elektrik board ini adalah mencocokkan pertanyaan dengan jawaban yang ditandai dengan menyalanya bola lampu. Bila belajar dengan menggunakan papan listrik ini, siswa dapat menjawab pertanyaan dengan memilih jawaban yang telah disediakan. Tugas siswa ialah menekan tombol pada jawaban yang dipilih. Bila itu benar lampu akan menyala.

b. Media Tiga Dimensi

Media tiga dimensi dapat memberikan suatu perasaan akan realita . Karena media ini melibatkan lebih banyak pengertian dan perasaan dibandingkan dengan media lainnya. Media ini memberikan pengalaman yang mendalam dan pemahaman yang lebih lengkap akan benda-benda nyata.

Media tiga dimensi dirancang sedemikian rupa agar dapat ditangani oleh siswa ,kecuali untuk media yang terlalu mahal,terlalu besar,terlalu bahaya atau terlalu kecil. Unsur manipulasi merupakan unsur penting dalam penggunaan media tiga dimensi. Dengan memainkan alat-alat tertentu diharapkan siswa akan belajar.

c. Teknik Dramatisasi
d. Sumber Belajar Pada Masyarakat
e. Belajar Terprogram
f. Komputer



Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright 2008 All Rights Reserved | Tugas Kuliah Designed by Bloggers Template | Exercise Equipment | Watch Movies